Info&tanya jawab

Sabtu, 06 Juni 2026

Pengabdian Tanpa Batas, Kepala SDK Bayuwuan Antar Generasi Murid Hingga Memasuki Masa Pensiun

Foto: Monzha Samon Ago
Bayuwuan – Ada momen haru yang tak mudah dilupakan saat pengumuman kelulusan siswa di SDK Bayuwuan tahun ini. Di balik acara yang berlangsung sederhana, tersimpan kisah panjang pengabdian seorang guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan selama puluhan tahun.
Adalah Matias Laga, S.Pd., Kepala SDK Bayuwuan, yang hingga kini masih setia mengabdi di sekolah tersebut. Sejak tahun 1999, beliau mengabdikan diri sebagai pendidik dan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan ratusan anak di wilayah itu.
Bagi banyak orang, Matias Laga bukan sekadar kepala sekolah. Ia adalah sosok guru yang dengan sabar membimbing, mendidik, dan membentuk karakter para muridnya. Jejak pengabdiannya tidak hanya tertinggal di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan para siswa yang pernah merasakan sentuhan didikannya.
Salah satu kisah yang mengemuka pada momen kelulusan tahun ini datang dari seorang alumni SDK Bayuwuan yang kini berprofesi sebagai guru. Ia mengenang bahwa ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, Matias Laga adalah wali kelasnya.
Lebih dari itu, ia masih mengingat bagaimana sang guru dengan penuh perhatian membimbingnya secara pribadi di rumah untuk mengikuti lomba Bahasa Indonesia tingkat gugus di Lite. Bimbingan yang diberikan saat itu menjadi pengalaman berharga yang membentuk rasa percaya diri dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan.
Ketika saya masih di SDK Bayuwuan, Bapa Matias Laga adalah wali kelas saya. Beliau bahkan membimbing saya secara pribadi di rumahnya untuk mengikuti lomba Bahasa Indonesia tingkat gugus di Lite. Hari ini, beliau masih berdiri di tempat yang sama sebagai kepala sekolah dan memberikan pengumuman kelulusan untuk anak saya. Sebuah momen yang sangat mengharukan, ungkapnya.
Perjalanan waktu seakan berputar dalam lingkaran yang indah. Seorang murid yang dahulu dibimbing kini telah menjadi guru, sementara anaknya menjadi salah satu siswa yang menerima pengumuman kelulusan dari tangan guru yang sama.
Bagi dirinya, keberhasilan menjadi seorang guru tidak terlepas dari peran para pendidik yang pernah membimbingnya, termasuk Matias Laga. Dedikasi dan keteladanan yang diberikan selama bertahun-tahun telah menginspirasi banyak generasi untuk melanjutkan perjuangan di dunia pendidikan.
Tahun ini menjadi momen yang istimewa sekaligus emosional. Setelah puluhan tahun mengabdi, Matias Laga akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala SDK Bayuwuan karena memasuki masa pensiun. Meski demikian, warisan pengabdiannya akan terus hidup melalui para murid yang telah dibimbingnya.
Selama lebih dari dua dekade, beliau telah menyaksikan pergantian generasi demi generasi. Dari anak-anak yang belajar membaca dan menulis di ruang kelas sederhana hingga mereka tumbuh menjadi guru, pegawai, petani, dan berbagai profesi lainnya yang berkontribusi bagi masyarakat.
Pengabdian Matias Laga menjadi bukti bahwa seorang guru tidak hanya mengajar pelajaran, tetapi juga menanamkan harapan, membentuk karakter, dan membuka jalan bagi masa depan anak-anak bangsa.
Menjelang akhir masa tugasnya, ucapan terima kasih dan penghormatan terus mengalir dari para murid, alumni, orang tua, dan masyarakat. Mereka mengenang sosok guru yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk pendidikan di SDK Bayuwuan.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar